Prabu Revolusi ‘Manusia Kebetulan’

prbrv

 

 

Pada Rabu, 28 September lalu, saya ikut seminar dari CNN yang dihelat di kampus Fikom Untar. Saya ikut karena kebetulan salah satu pengisi acaranya adalah mbak Desi Anwar (dan tentunya juga karena seminar ini bertemakan jurnalistik) membuat saya jadi bersemangat untuk datang. Ada cerita menarik yang saya dapat dan tentu menginspirasi dari seminar tersebut. Cerita menarik ini bukan dari mbak Desi Anwar, tapi dari pengisi acara yang lain, yaitu Prabu Revolusi.

Jadi Prabu Revolusi ini adalah lulusan dari Teknik Fisika ITB lho. Setelah lulus dari ITB, Prabu bekerja sebagai engineer. Namun setelah lama bekerja, Prabu merasa jenuh dengan pekerjaannya tersebut dan memutuskan untuk berhenti dan akibatnya Prabu menganggur selama enam bulan. Selama enam bulan itu, Prabu hanya mengisi harinya dengan membaca bak news anchor berita koran di depan kaca.

Suatu ketika ‘gebetannya’ menelepon Prabu untuk minta mengikuti lomba membaca berita, karena si ‘gebetan’ salah satu panitia penyelengata event tersebut. Prabu pun walaupun berat hati mengiyakan untuk ikut lomba tersebut demi si ‘gebetan’. Dan tak disangka-sangka Prabu pun keluar sebagai pemenang dalam perlombaan tersebut, dan kebetulan juga juri dalam lomba tersebut adalah orang-orang dari Trans Media dan Metro TV. Akhirnya Prabu pun memilih dan dipanggil bekerja di Trans TV. Saat itu Prabu tidak langsung bekerja sebagai news anchor, tapi cerita mengapa ia bisa menjadi news anchor sangat menarik (buat saya). Jadi ketika siaran untuk Reportase Pagi tiba-tiba secara kebetulan semua news anchor laki-laki sakit mata, karena salah satu news anchor ada yang sakit mata (mungkin bintitan?) dan ketika news anchor yang sakit mata ini dimake-up, bedak bekasnya tidak diganti, sehingga menular ke semua news anchor laki-laki. Karena alasan tersebut, Prabu diminta secara tiba-tiba untuk membawakan Reportase Pagi. Awalnya dia tidak mau, karena sebelumnya ia belum pernah membawakan berita tv nasional, tapi akhirnya ia menerima tawaran (yang memaksa) tersebut. Dan ternyata, Prabu membawakan berita tersebut dengan baik, dan kebetulan (lagi dan lagi dan lagi) Pak Chairil Tanjung (CEO utama CT Corp) menonton Reportase Pagi yang dibawakan Prabu Revolusi. Pak Khairil yang belum pernah melihat Prabu sebagai news anchor,  karena merasa Prabu layak dan dengan baik membawakan berita akhirnya memintanya untuk menjadi news anchor tetap di Trans TV (na).

.

ps: gue capek mikir kalo nulis baku di babogajog hehehehe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s