“Ini Politik Brengsek”

Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat – Ir. Soekarno

.

Gue bukan orang yang jago politik. Gue bukan ahli politik. Tapi sebagai warga negara yang tinggal di negara demokrasi…. gue mau mengungkapkan, kalo……………….

bung-karno

.

.

Udah lama gue ga ngomongin politik. Maksudnya.. ya apapun itu tentang politik, semisal kasus A,B,C,D yang diberitain di tv. Karena memang udah jarang nonton tv, dan… yaa.. males juga nontonin berita semacam itu. Jujur aaja, gue udah muak dengan segala pemberitaan di tv. Kenapa semuanya negatif? Calon kapolri yang penghuni bui lah, kasus Freeport lah, sampe begal-begalan. YaAllah… Dari berita orang-orang dengan jabatan tinggi sampe yang ga punya jabatan ada disini. Di negara.. kita..

Jujur ya. Sedih rasanya. Gue tuh sempet mikir yang.. yaelah masalah freeport malah yang mesti banget dibahas. Ga cuma dibahas tentunya, tapi freeportnya aja di usir. Dengan cara gimanapun itu, please banget usir. Gile dah, lumbung emas milik negara sendiri diserahin ke negara lain, Amerika pula. Dan kita cuma bisa mungut pajaknya……. yeu~

Dan ketika masalah ini diberitakan, muncul lah masalah-masalah baru, yang menururt gue ini tuh cuma sebagai pengalihan isu aja. Yaelah pemerintah, ngapain sih lo. PRESIDENNYA KEMANA SIH?. Apa nih legislatifnya cuma datang, duduk, diam, duit, dengar, dengkur, dosa.

yeu

Ohiya gue pingin cerita, true story gue ketika akan berangkat ke sekolah. Gue memang selalu lewat jalan hankam seberang rumah gue yang masuk-masuk ke gang. Nah, jadi ketika gue memasuki gang itu, gue bertemu dengan tukang sol sepatu (kalo ga salah), atau tukang apa gitu. Dan ketika dia berjalan melewati gue. Gue sempet diam sejenak. Demi Allah, air mata gue menitih saat di jalan. Gue mau kasih duit, tapi dianya udah agak jauh gitu. Lalu ada perasaan menyesal gue ga memburu tukang sol sepatu itu.

Gue sedih. Gue sedih melihat tukang sol sepatu itu, kakek paruh baya yang masih bekerja, mengeteng kayu dibahunya. Kasihan. Dan ketika itu, sepanjang jalan gue nyerocos tentang pemerintahan kita yang udah kelewatan.

Seharusnya duit-duit yang dikorup bisa membantu mereka. Jangankan berjuta-juta, mungkin dikasih seratus ribu aja mereka udah bersyukur, tapi pemerintah seenaknya korup, besar pula jumlahnya. Udah gitu masuk penjara cuma hitungan tahun.

Apa ini yang disebut dengan merdeka? Lalu, apa artinya “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara……………?????” apaan.

qaf

.

Dulu. Ketika gue SD. Masih sangat gue ingat, ketika ga ada negara lain yang gue cinta selain Indonesia. Yeuuu. Ketika teman gue bilang kalo… “Nad, lo harus liat ini keren banget. Nad tau ga artis Korea ini ganteng banget. Ya dari pada Indonesia blablabla……” begitu kira-kira. Dan setiap temen gue membanggakan negara lain, gue tetep ga goyah. Sebodo amat Korea jadi negara semaju apa, sebodo amat Amerika sejago apa. Sebodo amat yang penting Indonesia!!

Tapi…. sekarang gue pun jarang mendengar orang lain membanggakan negaranya sendiri. Gue sendiri pun… pernahkah gue membanggakan negara gue (lagi)?. Apa yang mau dibanggakan? Para pemerintahnya yang korup? Para masyarakatnya yang katanya paling ramah, murah senyum tapi ko begal-begal orang, tapi ko mencuri, maling, membunuh, kekerasan daaaaaaaaaaaaaan lengkap semuanya disini!

Kemanakah Indonesia yang dulu?

Walau.. ya.. gue ga pernah merasakan enaknya jadi warga negara seenak negara Japang, Singapur dll. Tapi, dengan gue membaca sejarah negara kita yang lalu aja seengganya bener kan, Indonesia dulu lebih baik dari yang sekarang. Nyokap gue cerita, katanya dulu nyokap gue kalo beli susu yang di kaleng, bukan yang di kardus. Sekorup-korupnya Soeharto, kita sekeluarga tetep makan enak. Ya. Beda-sama kaya yang sekarang. Beda ketika dulu bisa lebih sejahtera. Sama ketika kondisi sekarang pemerintahnya tetep korup.

Heran gue. Udah tau dosa tapi tetep dijalanin. Yeu, koruptor~

Ada lagi yang lebih mementingkan partai pendukung, bukan kepentingan rakyatnya. Duh! Kemakan pencitraan sih kalian.

.

 

Gue pun juga punya negara kesukaan ko. Sama seperti teman-teman gue yang lain. Tapi ya… kadang ko kalian malah lebih cinta negara orang sih. Kalian itu tinggal di Indonesia, bukan di Korea! Apalagi Amerika (IYUH!). Bumi yang sedang kalian pijak ini Indonesia, merdeka karena perjuangan. Kasihan pahlawan kita kalau melihat anak bangsanya sekarang begini. Jadi… buat apa dimerdekakan?

.

Dari lahir gue disini. Pake tanahnya, minum airnya! masa gue ga ada trima kasihnya sama negri ini?” -Ian 5cm. bener ga?

Menyukai negara lain pun juga beralasan kan. Semisal gue mengagumi negara Cina, ya ambil yang baik-baiknya lah. Gue juga bisa menyukai negara Cina karena mengambil sisi-sisi positifnya.

.

Dan ketika gue mendengar teman-teman gue yang membicarakan tentang negara kesukaan mereka… sampai tentang keinginan mereka pergi dari negara ini. Dan lo harus beda sendiri BILANG kalo lo tetep cinta negara ini! Yang jahat penguasanya! Negara kita, Indonesia tetap menjadi Indonesia. Benci orang-orang yang berbuat salah itu, bukan negaranya!

.

Rakyat itu bukan penonton. Kalian itu di gaji sama rakyat. Kalian itu harus melayani rakyat, jangan diskusi-diskusi aneh seperti ini, lalu rakyat di suruh nunggu….

Ini politik brengsek….

Titik paling konyol, tidak berwibawa, kehilangan harkat, kehilangan harga diri….

Mana kepala negaranya?….

Hak demokrasi rakyat itu adalah hidup. Dikasih lapangan kerja. Jangan tau-tau dikasih kartu baris-baris depan kartu pos. Itu bukan hak demokrasi rakyat. Mereka jadi pengemis. Padahal mereka yang bayar kalian…. – Ratna Sarumpaet

.

.

dan terakhir, ini video recommended banget buat ditonton!

 

Iklan

One thought on ““Ini Politik Brengsek”

  1. mejiemagic berkata:

    setuju bgt! Sampe muak tiap nntn berita isinya penjahat2 pake jas dan mobil mewah ama penjahat kudisan gr2 ga pernah mandi. Tiap diberitain,bukannya brkurang penjahatnya eh malah ky jd inspirasi, maka makin byk penjahatnya. Hadeh. Padahal ya, negeri ini ud diberi byk nikmat sama Allah, tp knp sebagian rakyatnya byk bkin dosa shg Allah murka dan uji negeri ini dg mcm2 bencana? Lg2 manusia2 yg berdosa lah yg ngerusak berkah negeri ini. Ya lg2 imbasnya ke penduduk negeri ini. Bukan cm mslh politik j yg ruwet, tp mslh munculnya sekte2 agama yg aneh2. Rosulullah emg ud mewanti2 ttg tanda2 akhir zaman. Trmasuk munculnya aliran2 agama yg aneh dan sesat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s