Ku Buka Album Coklat

2015-01-25 07.54.40

Pagi ini, gue mendapat mimpi yang agak aneh. Yang membuatnya aneh adalah di bagian akhir mimpi gue. Di bagian itu, diceritakan beberapa album foto gue di bagikan ke teman-teman SMA gue (untuk di lihat-lihat?). Tapi anehnya, ketika gue ingin memberi tau kepada seorang teman gue tentang salah satu foto dalam salah satu album itu, tetapi foto itu malah tidak ada, malah terganti dengan foto yang ga pernah gue tau pernah ada. Foto yang gue maksud adalah foto ketika gue benar-benar baru dilahirkan ke dunia ini. Gue yang masih bermandikan darah. Dan entah kenapa foto itu selalu bisa membuat gue nangis (sebenernya semua foto). Dengan hilangnya foto tersebut, gue kaget dan menangis. Bahkan gue sampe bangun dari tidur gue, pukul 6.30 dan dalam keadaan menangis…. Gue langsung ke bawah, ke lemari yang berisi album foto dan mengeceknya. Ketika gue akan mencari album tesebut, gue malah menemukan foto ketika gue masih kecil berukuran besar. Gue memandanginya dengan seksama, dari kaki sampai kepala. Sepatu yang gue kenakan, hijau lucu. Kaki gue yang masih sangat kecil. Tangan yang mungil. Badan yang terlihat berisi. Rambut pendek berponi. Hidung yang kecil. Dan mata yang besar. Tapi beberapa tahun yang lalu, entah gue lupa, SD atau SMP, ketika itu gue sedang marah dan menyilet-nyilet foto tersebut. Sangat bodoh.

Ok! Balik lagi. Jadi.. ketika gue melihat foto tersebut, gue menangis. Dan akhirnya gue bawa foto berukuran besar itu beserta album yang gue maksud…. (setelah itu gue bawa ke kamar, dan gue mengetik postingan ini hehehe)

Ya. Entah kenapa foto-foto masa kecil itu bisa membuat orang menangis. Pasti ga cuma gue aja. Pasti.

Gue adalah anak pertama. Ada enaknya ada ga enaknya. Jujur, gue ga pernah menyesal terlahir jadi anak pertama. Dari semua cerita nyokap gue tentang gue di masa kecil, gue sangat merasa beruntung. Banyak hal yang adik-adik gue ga rasakan, tapi gue merasakannya. Seperti album foto ini. Gue punya album foto yang khusus buat gue, dari mulai gue baru dilahirkan, dibedong dan lain-lain. Ulang tahun pertama gue di rayain, gue ikut lomba, gue banyak ke tempat bermain, banyak mainan, banyak… banyaaakkk yang gue rasakan ketika gue kecil. Makanya gue ga pernah menyesal jadi anak pertama.

Ketika gue melihat-lihat isi album coklat ini…. wah muka gue emang ga ada arab-arabnya ya dari kecil ha..ha ha.. -_-

Balik lagi. Jadi anak pertama itu memang enak. Gue merasa mungkin adalah yang paling enak. Karena begini.. baju-baju gue, mainan gue, semuanya yang udah pernah gue pake, ketika adik-adik gue lahir, seakan gue mewarisinya kepada mereka. Itu artinya mereka dapet barang bekas (?). Karena kebetulan gue empat bersaudara perempuan semua hehe.

Album coklat ini.. yaa.. gue banyak melihat kebahagiaan di sini. Hehe. Melihat umi abi dan omah gue menggendong gue. Orang-orang terkasih gue selama ini. Melihat gue tersenyum, giginya masih dua yang bagian bawah lagi. Semua itu selalu bisa membuat gue menangis. Segampang itu. Semua itu bisa membuat gue ingin kembali ke masa lalu. Masih kecil, di timang-timang. Wajah gue yang selalu terlihat ceria, dan cakepan (?). Tapi serius, gue ingin sekali ke masa lalu. Umi dan abi gue, gue seneng banget melihat foto-foto mereka bersama gue.

Itu lah yang gue sebut bahagia. Semudah itu, bersama orang-orang terkasih:)

Jadi, babygajog coba buka album masa kecilnya. Coba resapi apa yang ada disana. Kalian pasti kangen masa-masa itu. Mau balik lagi…. Semudah itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s